Archive for December, 2007

manusia-data, pemimpin-data

Thursday, December 13th, 2007

Emha Ainun Madjid: Kiai Bejo, Kiai Untung, Kiai Hoki; hal 61-63

manusia-data, pemimpin-data

Ist1_3244391_the_agony_of_defeat
manusia belum tentu konstan berlaku sebagai manusia, bisa juga-pada momentum tertentu, pada kondisi psikologis tertentu, pada situasi perhubungan sosial tertentu, pada peristiwa tertentu-berlaku sebagai monster, kanibal, hewan, setan, atau iblis.

pemimpin belum tentu pemimpin, ia bisa juga ia seorang pemberang yang culas. tokoh belum tentu tokoh, bisa juga ia seorang eksploitator yang penuh nafsu. panutan belum tentu panutan, ia juga bisa menjadi seorang penunggang dan kita kudanya.

cendekiawan belum tentu cendekiawan, bisa juga ia manipulator logika dan kebenaran ilmu. ulam belum tentu ulama, bisa juga ia tidak berbeda dengan blantik atau preman. orang hidup musti sangat berhati-hati, penuh kewaspadaan pikiran dan kerendahan hati, supaya tidak terlalu sengsara dan luka parah.

didalam budaya islam, bahkan orang yang menguasai ilmu agam islam belum tentu seorang muslim. orang yang pintar mengaji belum tentu berkelakukan baik. orang yang sedikit-sedikit beristighatsah dan bersholawat belum tentu gerakanya itu ada kaitan murni dan substansial dengan makna istighasah dan shalawat. orang pakai peci, surban, jilbab dan tasbih, belum tentu orang yang saleh.

ada yang namana islam-data. khasanah ilmu dan wacana pengetahuan islam dimasukkan ke dalam hard-disk di otak seorang sebagai directories of data. seluruh isi al-quran, dengan software program yang sederhana, tidak memerlukan lebih dari 1 MB. atau katakanlah bahwa seluruh ilmu dan pengetahuan yang menyangkut islam-dari kandungan teologi, filosofi, ushulul-fiqh dan fiqh, sema hasil ijtihad dan apa saja-hanya memerlukan tidak lebih dari, sebutlah, 1 giga-byte.

sedangkan otak manusia memiliki kelapangan memori dan kecanggihan operasional yang beratus-ratus atau bahkan beribu-ribu persen melebihi kapasitas komputer yang paling mutakhir dengan segala jenis software-nya.

seluruh data islam di dalam diri seseorang bisa tersimpan begitu saja, dan tidak pasti loading pada operasional hati, batin, psikologi, kepribadian dan perilaku sosialnya. singkat kata, orang yang sudah membaca syahadat belum tentu sudah "bersyahadat". orang uang sudah mengucapkan sesuatu tidak dijamin sudah melakukannya.

kalau kita mengukur keislaman seseorang berdasarkan peta data simboliknya-katakanlah setia data islam di otak sesorang kita kasih ekstension " .isl", maka bisa saja pakaian sosial dan budaya seseorang penuh dengan dot isl, dot isl: tetapi itu tidak otomatis berarti ia seorang muslim yang memberlakukan pada dirinya kesalehan atau kepemelukan empiris yang teguh di dalam kehidupan nyatanya.

apalagi "wajah" seorang tokoh bisa kita masukkanke photoshop atau corelpaint, kita manipulir melalui berbagai macam menu yang tesedia, maka nanti-melalui laulintas pengolahan di RGV, Indexed Colour, CMYK, kita ciptakan layers, di mana wajahnya yang cacat bisa kita hapus, teksture-nya yang kasar bisa kita perhalus, ketersentuhannya dengan gambar kiri kanan yang "tidak kondusif" bisa kita cropping. kita bisa bikin image scenario dengan blur, distort, pengubahan piksel dsb.

lantas kita prinout dan kita sebar ke masyarakat luas dan membuat khalayak terkagum-kagum. kalau yang kita sosialisasikan sekadar gambar, masih bisas diinvestigasi: apakah yang memangku dan dipangku itu orisinal ataukah animasi komputer. tetapi kalau gambar yang kita maksud  adalah citra sosial, dan software programnya adalah media opinionmaking , yang perekayasaannya canggih sedemikian rupa-maka duaratus juta rakyat suatu negeri bisa puluhan tahun tertipu olehnya.

kemudian kita ribut dan bunuh-bunuhan. dan tetap memelihara kebodohan untuk tidak belajar dari kebodohan.

my name is sigit

Thursday, December 13th, 2007

Ist1_3943762_chalkboard_copySigit Pribadi, demikian nama yang tercantum di akte kelahiran saya, ktp (kartu tanda penduduk; orang malaysia ketawa mendengar istilah ktp ini, hu???,,), sim (surat ijin mengemudi), dan berbagai macam ijazah dari tk sampai lulus kuliah, setumpuk sertifikat gak jelas, dan setumpuk penghargaan yang tidak pernah ada, hhihi,,

nama ini pemberian ayah saya, ayah saya pernah cerita bahwa sebelumnya dia berniat untuk memberi nama untuk saya "SENTOT" atau  "GATOT", entah maksudnya gatotkaca atau apa,, tapi beruntung ayah saya tidak jadi memberikan nama itu, entah bagaimana jadinya kalau saya setiap hari dipanggil tot,, tot,, dan tot,, belum lagi dengan keadaan saya sekarang secara fisik "mungil", yang secara bagaimanapun juga sangat bertolak belakang dengan fisik gatotkaca yang digambarkan begitu perkasa,

"pernah ada temen saya yang ketika mendapatkan sms dari saya: ‘gambarkan aku dengan satu kata’ , dia pun mengirimkan kata "mungil" untuk saya". hmm,,??? maksud loh?! it’s ok anyway.

sewaktu kecil, kakak-kakak dan sepupu-sepupu saya sering memanggil saya dengan sebutan "bagong", teori yang berkembang mengatakan sewaktu kecil saya bertubuh lumayan  imut dan dengan postur tubuh lumayan mungil? so,, apa hubungan nya sama bagong? sampai detik ini istilah ini masih menjadi misteri buat saya,, beberapa sepupu-sepupu saya sampai sekarang masih memanggil saya dengan nama itu. ada satu sepupu saya yang sekarang tinggal di jember memiliki satu kebiasaan unik ketika mengirimkan sms: dia selalu mengawali sms nya dengan kata: "gong,, —-" gak hanya sms, telephone maupun ketika ngobrol masih aja di panggil gong dan gong pun berbunyi: gooooooong!!!!!!!!!!!

panggilan yang lain adalah "teko", teori bilang bahwa waktu kecil saya ini "kementhus", dan sering petentengan, iya kah?

bahkan sampai sekarang masih
ada temen kakak saya sekaligus tetangga saya sekaligus kaka dari teman saya yang selalu memanggil saya pak enthus,, hehe,,he,,

sewaktu tk sampai smp semua teman sekelas dan lain kelas saya memanggil saya dengan panggilan yang sebenarnya, sigit,, namun sewaktu smp hal semacam ini cukup menjadi kendala, karena ternyata pada angkatan saya ada tiga orang yang bernama sigit, sigit pribadi, sigit setiyadi, sigit prasongko, kalo g salah itu nama mereka belum lagi di tambah 1 orang kakak angkatan saya, plus dua orang adik kelas saya,, tercatat pada saat saya duduk di kelas dua smp ada enam orang yang bernama sigit. dari situlah saya baru menyadari kalau ternyata ’sigit’ adalah nama yang "pasaran",,

masih tidak  percaya?!
coba aja search dengan keyword sigit pada database akademik nya (daa) ugm, saya jamin anda akan mendapatkan ratusan orang dengan nama sigit.

193529009slain cerita ketika saya mulai menapaki jenjang sekolah menengah atas, saya punya [panggilan baru "SOGOL", bisa saya katakan nama panggilan itu bisa dikatakan masih bertahan sampai sekarang, orang terakhir yang memanggil saya dengan nama itu adalah budi sutanto, "anak dari pemilik sekaligus calon pewaris ‘pt mekar sari maju sendiri’ sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner. maksute anak ‘e bakul mie ayam dan bakso mekar sari yang paling terkenal seantero muntilan". sosok lebar nan gempal yang di kampus hanya mau berbahasa indonesia, enggan memakai bahasa jawa dan tidak menengok kalau anda memanggilnya sutan? elo kate sutan djorgi?? ); doi mantan ketua himpunan mahasiswa sastra korea ugm (g nyangka); sudah lama tidak bersua dengan dirinya, sekarang sedang menempuh s1 di sastra korea,ugm. sekedar cerita orang ini dapat berbicara dalam 5 bahasa(indonesia, jawa, sunda, inggris, dan korea)

cerita kenapa istilah sogol muncul sangat "memaksa", satu-satunya pihak yang saya nyatakan bersalah adalah A’an, teman sekelas saya sewaktu sma kelas 1. orang borobudur yang lumayan aneh, memiliki bakat design grafis yang mumpuni, namun sayang keluarganya melarang orang ini untuk masuk ke isi. saya dan sayang keluarganya hendak menjadikannya seorang ekonom, dengan memasukkanya ke sekolah ekonomi aa ykpn. sayang seribu sayang memang. ceritanya waktu itu masing-masing orang sedang dibikinin nama baru, tapi entah kenapa hanya nama sogol yang muncul di otak seniman "gagal" ini, sampai sekarang saya tak habis pikir dengan nama ini. nama ini kemudian bertahan sampai saya selesai ujian sma, bahkan sampai ada beberapa teman wanita yang memanggil saya dengan istilah itu, karena hanya mereka yang memiliki keberanian tinggi yang mampu mengucapakan kata sogol untuk memanggil saya. meskipun ada rasa jengkel dan dongkol, tapi setiap orang yang mengucapakan kata itu saya selalu menoleh, hanya sesekali tidak menoleh ketika saya menyadari nama aneh itu disebutkan untuk "menganggu" kondisi psikologis saya.

saya tidak tahu apa arti dari istilah tersebut. yang jelas, saya tidak pernah menemukan arti dari kata-kata tersebut, di kampung saya ada satu orang yang memiliki panggilan sogol, orangnya agak "miring", alias rada gendeng, sukanya menyanyi dangdut, and it’s totally gak ada hubungan sama saya,, meskipun saya emang agak "gendeng".

ketika menginjak masa kuliah sampai saat ini, teman-teman saya memanggil saya dengan sebutan sigit, sesuai dengan nama asli saya. namun pada awal-awal kuliah ada beberapa teman dari solo mengira nama saya di ambil dari merk harddisk: seagate baracudda sata, saya sendiri lebih menyuka tiga huruf terakhir,, hihiii,,,, ssstt!!! nama baracudda sendiri akhirnya saya pakai untuk beberapa account,,

saya sendiri menyebut saya di friendster sebagai mybrainsgrowell dan berharap otak saya selalu berkembang dengan baik dan benar seperti menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.

arti dari sigit pribadi sendiri sampai saat ini saya tidak begitu jelas, kalau ibu saya bilang, sigit artinya pintar, dan pribadi artinya sendiri/private, kalau di gabung artinya: yang paling pandai sendiri,, hehehe,, agak terlalu berlebihan memang,, tapi itulah harapan kedua orang tua saya, menjadi orang pintar dan berguna bagi negaranya. entah pintar seperti apa, apakah pinter ngapusi, pinter korupsi  atau pinter dalam arti yang positif,, haha,, yang terakhir aja kalee yeee,,

kalau ada yang tau istilah dari sigit sendiri mohon berbagi!!!

jalan sehat

Tuesday, December 11th, 2007

Ist1_3686578_walkers
tanggal 9 desember 2007 kemarin saya mendapatkan undangan jalan sehat dan senam aerobik yang di gelar departemen kesehatan; dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional ke-43; dengan slogan rakyat sehat negara kuat. saya sendiri heran dengan slogan ini-setahu saya negara kuat karena kita punya militer yang kuat di dukung dengan armada tempur yang mumpuni ditambah dengan kebijakan dalam dan luar negeri yang baik.

undangan tersebut saya dapatkan tentunya dengan kapasitas saya sebagai freelance programmer di sebuah perusahaan kimia milik negara. awalnya ketika mendapatkan undangan tersebut saya sempat khawatir tidak dapat memenuhi undangan tersebut.

 

 

Ist1_3459704_clock_series1. pertama; acara di gelar pada pukul 06.00 wib. dengan kebiasaan buruk saya yang bangun jam 09.00 wib, tentunya hal tersebut seperti tidak mungkin buat saya.

 

Pancoran2. kedua; acara tersebut berlangsung di lapangan aldiron plaza - ex. mbau, pancoran, jakarta selatan. secara saya baru satu bulan di jakarta. mana tahu itu pancoran di mana? yang saya tahu pancoran itu ada tugu orang berambut lumayan panjang sedang berteriak sambil nunjuk-nunjuk gak jelas gitu.

 

Ist1_4190374_business_man_sleeping_on_la3. ketiga; itu hari minggu; it’s time too sleep tight, dreaming about future and thinking about this country, hihiii;

 

Shoes4. keempat; saya g punya sepatu di jakarta, sepatu saya di muntilan semua.

 

Ist1_4146495_grab_that_moneysetelah menimbang, mengingat, dan akhirnya logika memutuskan untuk mengikuti rangkaian acara tersebut; tanpa perlu membuat decision support system tentunya. begini pertimbangannya sodara-sodara ku sebangsa dan setanah air: secara saya bakal mendapatkan uang transport Rp 100.000,00. uang memang bisa berbicara.

empat argumen di kalahkan satu argumen. hehe,, alasan emang gampang di buat. tinggal kita sebenarnya mau apa tidak. dan kalau saya mau saya bisa mendapatkan seribu alasan. tapi berhubung seribu itu memiliki nol tiga (theory of number) maka seribu itu banyak, apalagi seribu dollar amerika. jadi paling banyak saya hanya dapat mencari tiga alasan di atas. hiii,,,

pada hari minggu hari h saya baru menyiapkan diri tidur pada pukul 00.00, dan ajaib bin ajaib terdengar suara ayam berkokok dari hape kakak yang saya pinjem lamaaaa bangeeet.

 

yang sunda bilang bunyi kokok itu konkorongkong, yang jawa bilang kukuruyuk. dan saya melihat jam hape kakak saya menunjukkan tepat jam 04.00 wib

"ah masih pagi"

beberIst1_2911757_cell_phone
apa saat kemudian telinga ajaib saya mendengar my chemical romance melantunkan teenagers. si vokalis-nya-yang gak tahu namanya ternyata udah teriak-teriak sampai reff. jam hape saya yang saya beli memakai duit orang tua saya menunjukkan jam 04.17 wib.

"ah sebentar lagi"

sesaat kemudian, saya liat penunjuk waktu di dua hape saya

"loh, kok beda satu menit" "ya iyalah kan lo sendiri yang ngeset"

jam 04.35 akhirnya bagun dari ranjang, lebih tepatnya kasur, kemudian-makanroti-wudu-sholat-mandi-gosokgigi-pakaibaju-minumsusu dan turun ke lantai satu untuk bersua dengan teman supermainan-teman satu coding (faisal, koko, kenthir, mboko yang masih ngiler di ranjang, nendo yang masih bikin mie instan di  atas, dan mas ari yang ternyata masih tidur di tempat budhenya) dan pak udin. pak udin ini orang betawi asli. worker di bidang akuntansi di tempat saya coding.setiap hari dia pasti punya cerita lucu-dari yang saru sampai sara. ,, cerita oh cerita sodara-sodara  pak udin ini nginep di tempat kost kami. tahu istrinya nanyain dia pa kagak? yang jelas dia malah nawarin anaknya? nah lo,,,

mau tahu costum saya hari itu? dengan topi hijau-putih, baju puitih dengan gambar merah hati dan sponsor dengan warna hijau, dengan celan pendek warna hitam, sandal jepit warna putih hitam, dan tas ransel  warna abu-abu. saya lebih mirip anak smp yang lagi dharmawisata ke jakarta.

berangkatlah kami ber-enam. minus mas ari yang masih tidur di budhenya, mboko memutuskan untuk tidak ikut dan pergi ke pamulang. naik bus transjakarta sampai kampung melayu dan naik mikrolet 612 berwarna putih-hijau dengan karat bertebaran seantero tubuh-nya. sampai lah kami d tujuan dan ternyata kami terlambat sesuai perkiraan.

kami di sambut dengan uang Rp 100.000,00 di tangan-yeah,, yeah,, that’s my destination,, hehe-dan dengan musik dangdut yang nge-dangdut

so many people here, time to searching,,,,"

sayang nikon d 200 saya masih di toko, jadi g bisa di download hasil searching, dan ternyata jakarta yang katenye banyak cewe cantiknya-ternyata tidak sepenuhnya benar. paling tidak untuk acara ini susah banget yang namanya searching. spg yang diharapkan ternyata tidak sesuai harapan. argh,,,, ini gathering ibu-ibu dan bapak-bapak, anaknya yang gede di ajak donk pak!! bu!! tercatat hanya dua yang ketemu dan di donload. hehe,,,

dan akhirnya budhe supari pidato, suaranya jelas sebenarnya-itu yang saya dengar di televisi. tapi disini saya tidak dapat dengan jelas mendengar suara nya, sound systemnya suck! pas pidato yang harusnya penting jadi tidak penting. padahal pas acara musik dangdut soundnya keren abis!

wahai orang-orang itulah negara saya, yang penting jadi tidak penting, yang tidak penting jadi penting. bersegeralah berimigrasi. hihihiii,,, itu travel suggestion!!!

dan niat saya untuk foto sama budhe supari gagal, saya hanya bisa mendapatkan fotonya saja dengan orang nyengir di sebelahnya, berhubung orang-orang pada ngerubutin dia juga ya sudahlah, acara pelepasan jalan sehatnya jadi kacau balau, mana startnya? tahu-tahunya ada yang teriak "ayo jalan!! udah di lepas sama ibu menteri", loh kapan ngelepasnya? setahu saya ibu menteri yang senantiasa di payungi payung di kelilingin orang banyak bawa bendera depkes dan menggerakkanya sekali ke atas. dan saya yakin hanya segelintir orang yang menyimak itu.

jalan santai akhirnya di mulai dengan mengambil alih busway yang udah di betonisasi, teman saya ternyata lebih jago searching di banding saya, di depan saya ternyata ada sosok gadis cantik, putih (sapi kali), dengan pipi memerah secara alamiah karena kepanasan,, hohoho,,, niatnya se saya minta teman saya untuk memfoto dia dan saya  berada di samping-nya seolah-olah tangan saya lagi memegang tangannya dengan sedikit digital imaging tentunya. heheha,,,

gatot,, ndase kenthir nutupi raine tu cewe,

setelah melewati departemen perindustrian rute kemudian kembali ke tempat semula untuk pembagian doorprize tentunya, untung nya di tempat acara ada milo yang dibagiin gratis, hohoho,, makanan gratis dan minuman gratis, semuanya gratis, termasuk itu cewe??? loh,,

saya pikir itu bukan jalan sehat, tapi jalan sakit, bagaimana tidak kita jalan deket tol yang secara penuh dengan mobil dan asap sisa pembakaran bahan bakarnya.

karena bosan tid
ak juga dapat do
orprize, akhirnya kita memutuskan Ist1_3139875_tour_busuntuk pulang, naik taksi tentunya, karena kami lebih takut tersesat di banding argo taksi, hehehe,,,

lanjutan dewa budjana

Friday, December 7th, 2007

semalam akhirnya bbisa juga nonton konser tunggal dewa budjana. konser yang bertadjuk gitarku: hidupkku, kekasihku. tiket di jual dengan harga 88 ribu rupiah, cukup murah untuk musisi sekelas budjana, tapi khusus untuk diriku-ini menjadi konser termahal yang pernah saya bayar. karena seumur hidup nonton konser bagaimanapun bentuknya selalu gratis. hehe,, selalu ada celah,, alias njebol

apaplagi semalam di tambah muncul nya indra lesmana yang tampil luar biasa membawakan satu lagu bersama dewa budjana, konser semalam budjana tampil bersma sandy winarta di drum, adi darmawan di bass, irsa destiwi di keyboard sekaligus satu-satunya cewe di atas panggung, saat borneo di seruling dan jalu pratidina di ketipung,,

konser yang luar biasa,, kecewa se kecewa karena konsernya kurang lama, kurang dari 2 jam, hehe,, tapi di setelah lagu terakhir karena penonton g mau pergi juga akhirnya budjana kembali membawakan satu lagi, baru setelah itu penonton mulai berandjak pergi,,

keren,,

berhubung koneksinya sebentar lagi putus, sekian dulu,

dewa budjana

Friday, December 7th, 2007

inilahkonser paling mahal yang bakal aku tonton. dewa budjana live in concert. tepatnya di gedung kesenian djakarta  malam ini jam 20.00 wib  .seumur hidup nonton konser musik belum pernah ada yg bayat alias "njebol"

dah dulu,, nonton dulu